Sat. Dec 1st, 2018

Setya Novanto & Nazaruddin Tak Ada di Sel, KPK: Kenapa Bisa?

Matajurnal – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan keberadaan mantan Ketua DPR dan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammada Nazarudin di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Jawa Barat.

Pada sidak yang dilakukan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) di Lapas Sukamiskin, keduanya diduga tidak menempati selnya. Setya Novanto dan M Nazaruddin juga diduga memiliki dua sel, yakni yang mewah dan biasa.

Setya Novanto & Nazaruddin Kemana?

“Apakah memang sel itu benar dihuni SN atau tidak? Serta kenapa bisa hal tersebut terjadi?” ujar Juru Bicara KPK Febri Diaansyah, dijakarta, kamis (26/7/2018). Menurut dirinya, hal tersebut harus menjadi perhatian tersendiri bagi Kementerian Hukum dan HAM.

Mereka harus menginvestigasi dugaan ketiadaan kedua narapidana korupsi tersebut di sel.

“Jangan sampai ada kesan di masyarakat, upaya perbaikan tidak serius. Karena itu, pemerikasaan internal sebaiknya dilakukan untuk mengetahui fakta yang sebenarnya. Siap tegas dan konsisten merupakan syarat mutlak dalam kondisi seperti ini,” kata Febri saat menanggapi sel Setya Novanto dan M Nazaruddin.

Sebelumnya KPK mengungkapkan adanya suap perizinan dan fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen. Pada operasi senyap itu, KPK menemukan ada sel mewah yang memiliki pendingin udara, pemanas air, kulkas, hingga toilet duduk.

Sel tersebut diketahui dihuni oleh Fahmi Darmawansyah, narapidana kasus suap proyek pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamala). Wahid dan Fahmi dijadikan tersangka dalam kasus ini bersama dua orang lainnya.

Mereka adalah Andri yang merupakan tahanan pendamping Fahmi serta Hendry Saputra selaku orang kepercayaan wahid. Wahid diduga menerima suap berupa uang Rp 279.920.000 dan USD 1.400 serta dua mobil jenis Mitsubishi Fortuner dan Mitsubishi Triton Exceed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *