Alus, Sindiran Sandiaga Uno Dalam Pidato Pengunduran Dirinya!

pengunduran diri sandiaga uno - matajurnal

Matajurnal – Senin kemarin menjadi terakhir kalinya bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menghadiri rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta. Dirinya menghadiri paripurna pemberhentian dirinya sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.

Pada rapat Paripurna, Sandiaga sekaligus membacakan pidato terakhirnya di depan anggota DPRD DKI dan pejabat DKI Jakarta. Banyak hal yang disampaikan oleh Sandiaga Uno. Mulai dari curhatnya, permintaan maaf hingga sindiran alusnya.

Dalam pidatonya, sandiaga curhat mengenai alasannya memilih berhenti dari jabatan wagub. Padahal, seharusnya dia bisa mengambil cuti.

pengunduran diri sandiaga uno - matajurnal

Pidato Pengunduran Diri Sandiaga Uno

“Mempertimbangkan betapa besar tugas seorang wakil gubernur, betapa berat kerja di Jakarta, dan menghindari risiko politisasi jabatan, menjauhkan dari mudharat pejabat yang mengintervensi dan menyalahgunakan birokrasi, anggaran, dan fasilitas, maka saya memilih ikhlas berkorban untuk tidak mengambil cuti,” ujarnya.

Sandiaga mengatakan dia juga ingin mendahulukan kepentingan warga Jakarta di atas kepentingannya sendiri. Selain itu, keputusan ini juga untuk memberikan kepastian kepada wagub yang baru nantinya. Dia ingin wagub penggantinya bekerja maksimal bersama Annis Baswedan.

pengunduran diri sandiaga uno - matajurnal

Permintaan Maaf

Dalam pidato ini juga dimanfaatkan Sandiaga untuk meminta maaf kepada warga DKI Jakarta. Dia meminta maaf karena tidak bisa menjalani perintah selama 5 tahun seperti janjinya kerja tuntas.

“Saya juga memohon maaf tidak bisa menuntaskan amanah 5 tahun yang telah diberikan kepada saya. Tapi saya percaya Pak Annis dan wakil gubernur yang baru lebih mampu menuntaskan janji-janji kerja dan komitmen,” kata Sandiaga uno.

Dia juga meminta maaf atas sikap dan perbuatannya yang tidak berkenan di hati. Permintaan maaf ini dia sampaikan tidak hanya untuk warga Jakarta. Namun juga untuk para anggota Dewan dan Anis Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

pengunduran diri sandiaga uno - matajurnal

Sindiran-Sindiran Alus Sandiaga Uno

Sandiaga membacakan pidatonya dengan teks. Namun, sesekali dia berimprovisasi dengan pidatonya itu. Sindiran-sindiran kecil pun keluar dari pidato formal terakhirnya. Misalnya, setelah membacakan kalimat pengunduran dirinya, Sandiaga langsung berkeelakar banyak yang bahagia atas pengundurannya itu.

“Banyak Yang senyum ini kelihatannya.” ujar Sandi

Mereka yang hadir dalam rapat paripurna pun tertawa. Sandiaga cuek dan langsung melanjutkan pidatonya. Dia kemudian juga menyindir DPRD DKI Jakarta. Dia mengaku akan merindukan ruang VIP, tempat para pimpinan menunggu rapat paripurna dimulai.

“Makanya selalu enak disitu dan selalu tercium aroma rokok. Walaupun perda-nya diciptakan diruangan ini juga,” pungkas Sandiaga Uno.

Sebab disana selalu dipenuhi dengan makanan-makanan enak. Namun juga dipenuhi dengan bau asap rokok. Padahal, kata Sandiaga, perda larangan merokok dibuat di gedung yang ditempati anggota dewan ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *