Tue. Oct 30th, 2018
Obat amikacin, Efek Samping Obat Amikacin, Cara Menggunakan Obat Amikacin,  Informasi Obat Amikacin, apa itu obat amikacin, amikacin adalah jenis obat

Obat Amikacin

Amikacin – Ada berbagai jenis obat-obatan di dunia ini yang memiliki bentuk dan manfaat yang berbeda-beda. Mulai dari obat untuk penyakit yang ringan, hingga obat untuk penyakit yang berat. Tapi apakah kalian tau jenis obat-obatan dan fungsi dari obat itu sendiri? seperti Amikacin?

Berikut ini kami akan membahas secara tuntas tentang obat Amikacin. Mulai dari fungsi dan kegunaan obat ini untuk penyakit tertentu, Berikut adalah penjelasannya:

Apa Itu Amikacin?

Amikacin adalah obat golongan antibiotik aminoglikosida yang bermanfaat untuk menangani infeksi akibat bakteri. Obat ini bekerja dengan cara menghambat dan menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi pada tubuh.

Berikut ini adalah beberapa infeksi yang dapat diobati dengan amikacin: Infeksi paru-paru (pneumonia), Infeksi saluran kemih (sepsis),Infeksi luka operasi, Infeksi pada selaput otak (meningitis), Infeksi saluran kemih.

Merek dagang: Mikaject, Amiosin, Alostil, Glybotic, Amikacin Mikasin, Simikan

 Informasi Obat Amikacin

Berikut ini adalah seputar informasi obat amikacin:

Peringatan:

  • Hati-hati dalam menggunakan amikacin bila sedang atau pernah menderita penyakit ginjal.
  • Penggunaan jangka panjang atau dengan dosis tinggi dapat menyebabkan gangguan sistem saraf.
  • Penggunaan amikacin juga berpotensi menyebabkan gangguan fungsi ginjal, saluran pernapasan, dan gerakan tubuh, serta menimbulkan vertigo.
  • Hati-hati penggunaan amikacin pada bayi yang baru lahir, terutama bayi yang lahir prematur.
  • Hindari penggunaan amikacin dengan antibiotik aminoglikosida lain (misalnya streptomycin, neomycin, kanamycin, atau gentamicin) dan obat-obatan diuretik (misalnya furosemide).
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah mengonsumsi amikacin, segera temui dokter.

Dosis Obat Amikacin

Cara Menggunakan Obat Amikacin

  • Pemberian obat amikacin dilakukan oleh dokter. Obat akan di masukkan ke dalam tubuh melalui suntikan ke pembuluh darah (intravena) atau ke dalam otot (intramuskular).
  • Konsumsi air yang cukup untuk menghindari gangguan fungsi ginjal.
  • Obat akan tetap diberikan meskipun gejala sudah membaik. Pengobatan harus diteruskan sampai tubuh benar-benar terbebas dari infeksi.
  • Penyuntikan obat dilakukan secara rutin, agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Interaksi Obat Amikacin

Berikut ini adalah interaksi obat amikacin yang dapat terjadi jika amikacin digunakan dengan obat lain:

  • Meningkatkan kemungkinan terjadinya efek samping, jika digunakan dengan bactracin, amphotericin B, ciclosporin, tacrolimus, polymyxin B, colistin, vancomycin atau antibiotik amiglikosida lain.
  • Meningkatkan resiko keracunan, jika digunakan dengan furosemide.
  • Menurunkan fungsi ginjal, jika digunakan dengan antibiotik sefalosporin.
  • Kadar amikacin dalam darah bayi yang baru lahir dapat meningkat, jika digunakan dengan indomethacin.
  • Meningkatkan risiko penurunan kadar kalsium dalam darah, jika digunakan dengan biphosphonate seperti zolendronate.
  • Berpotensi meningkatkan efek gangguan ginjal dan gangguan pendengaran, jika digunakan dengan senyawa platinum seperti cisplatin.
  • Dapat meningkatkan risiko gangguan dalam bergerak dan sistem pernapasan, jika digunakan dengan obat relaksa otot, seperti halothane, succinylcholine, atracuricum dan vecuronium.

Efek Samping Obat Amikacin

Berikut merupakan efek samping yang mungkin terjadi akibat penggunaan amikacin:

  • Gangguan sistem saraf.
  • Gangguan pendengaran.
  • Gangguan fungsi ginjal.
  • Hipotensi.
  • Sakit kepala.
  • Ruam kulit.
  • Mual dan muntah.
  • Tremor.
  • Lemas.
  • Demam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *