Tue. Oct 30th, 2018
Efek Samping Obat Ambroxol, Cara Mengkonsumsi Obat Ambroxol, Dosis Obat Ambroxol, Informasi Obat Ambroxol, Apa Itu Obat Ambroxol

Obat Ambroxol

Ambroxol – Ada berbagai jenis obat-obatan di dunia ini yang memiliki bentuk dan manfaat yang berbeda-beda. Mulai dari obat untuk penyakit yang ringan, hingga obat untuk penyakit yang berat. Tapi apakah kalian tau jenis obat-obatan dan fungsi dari obat itu sendiri? seperti Ambroxol?

Berikut ini kami akan membahas secara tuntas tentang obat Ambroxol. Mulai dari fungsi dan kegunaan obat ini untuk penyakit tertentu, Berikut adalah penjelasannya:

Apa Itu Obat Ambroxol?

Ambroxol adalah salah satu obat yang masuk ke dalam golongan mukolitik, yaitu obat yang berfungsi untuk mengencerkan dahak. Ambroxol umumnya digunakan untuk mengatasi gangguan pernafasan akibat produksi dahak yang berlebihan pada kondisi seperti bronkiektasis dan emfisema.

Dengan obat mukolitik, dahak yang diproduksi akan lebih encer sehingga lebih mudah dikeluarkan dari tenggorokan saat batuk. Dengan demikian, saluran pernafasan pun akan lebih terbuka dan terasa lega.

Merek dagang: Brommer 30, Cystelis, Epexol, Epexol Forte, Galpect, Lapimuc, Mucera, Mucopect, Mucopect Retard, Mucos, Promuxol, Propect, Roverton, Silopect, Silopect Forte, Transbroncho, Berea, Limoxin, Mosapec, Ambril, Betalitik, Broncozol, Broxal, Molapec, Mucoxol, Sohopec, Ambroxol Indo Farma, Bronchopront, Broxal, Interpec, Mucolica, Nufanibrox, Transmuco

Informasi Obat Ambroxol

Bagi wanita hamil dan menyusui, sesuaikan dengan anjuran dokter. Wanita hamil dengan janin yang berada dalam usia dua belas minggu pertama, disarankan untuk tidak mengonsumsi obat ini.

Peringatan!

  1. Tanyakan dosis ambroxol untuk anak-anak kepada dokter.
  2. Harap berhati-hati bagi penderita ulkus atau tukak lambung.
  3. Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Obat Ambroxol

Untuk dewasa, dosis biasanya diberikan sebanyak 30 hingga 120 mg perharinya. Dosis akan disesuaikan dengan kondisi pasien, tingkat keparahannya dan respon tubuh terhadap obat. Pada pasien anak-anak, dosis juga disesuaikan dengan berat badan mereka.

Cara Mengkonsumsi Obat Ambroxol

  • Ikuti anjuran dokter dan bacalah informasi yang tertera pada kemasan ambroxol sebelum mengkonsumsi. Konsumsi ambroxol pada saat makan atau setelah makan.
  • Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengkonsumsi ambroxol pada jam yang sama tiap harinya untuk memaksimalkan efeknya.
  • Bagi pasien yang lupa mengonsumsi ambroxol, disarankan segera melakukannya jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis ambroxol.
  • Konsumsilah ambroxol sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan oleh dokter. Obat ini tidak disarankan untuk penggunaan dalam jangka waktu lama.

Interaksi Obat

  • Penggunaan ambroxol bersama dengan antibiotik, seperti cefuroxime, amoxicillin, doxycyclin dan erythromycin dapat meningkatkan konsentrasi antibiotik di dalam jaringan paru-paru.
  • Penggunaan ambroxol bersamaan dengan obat penekan refleks batuk, tidak disarankan.

Efek Samping Obat Ambroxol

Ambroxol kadang dapat menyebabkan efek samping berupa gangguan pada sistem pencernaan, seperti rasa mual, muntah dan nyeri ulu hati. Namun efek samping ini umumnya tergolong ringan dan tidak berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *