Tue. Oct 16th, 2018
osteoporosis - pengapuran tulang

Padat Gizi, 8 Makanan Untuk Penderita Pengapuran Tulang!

Matajurnal – Mengkonsumsi makanan untuk penderita pengapuran tulang mungkin tidak dapat mengobati kondisi penyakitnya. Meski demikian, makanan ini dapat membantu menjaga kesehatan tulang rawan dan meringankan gejala yang anda alami.

Penyakit pengapuran tulang atau Osteoporosis adalah penyakit inflamasi (peradangan) yang akan menyerang lapisan tulang rawan pada persendian. Penyakit tersebut mengikis tulang rawan dan umumnya menyerang sendi yang menopang beban tubuh seperti lutut, panggul serta tulang belakang.

Fungsi Makanan Untuk Penderita Osteoporosis (pengapuran  tulang)

Awalnya tulang rawan persendian mulai mengalami penipisan dan kehilangan kelenturannya. Proses ini akan memicu respon inflamsi atau peradangan, sehingga menyebabkan pembentukan senyawa radikal bebas. Senyawa inilah yang merusak sel-sel tubuh, termasuk persendian.

Menghindari konsumsi makanan tinggi asam lemak omega-3 juga dapat membantu mencegah peradangan. Asal lemak jenis ini dapat membantu menekan respon inflamasi yang terjadi pada penderita pengapuran tulang.

Makanan untuk penderita osteoporosis atau pengapuran tulang idealnya harus bisa menangkal radikal bebas, tidak mengandung lemak tinggi. Hal tersebut bertujuan agar dapat mengurangi berat badan berlebihan, sehingga beban tubuh terhadap sendi-sendi berkurang.

Jenis Makanan Untuk Penderita Pengapuran Tulang

Jeruk

Jika kalian mencari sumber antioksidan terbaik, maka jeruk adalah salah satunya. Vitamin C dalam jeruk dapat membantu kalian melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan-kerusakan persendian akibat inflamasi.

Mengkonsumsi satu buah jeruk akan mencukupi lebih dari setengah kebutuhan vitamin C dalam sehari. Jangan hanya membatasi pilihan dengan jeruk manis, kalian bisa menyelinginya dengan mengkonsusmsi buah jeruk limau gedang atau jeruk keprok.

Buah Berry

Dibalik ukurannya yang mungil, buah beri ternyata kaya akan serat, vitamin, mineral dan senyawa antioksidan bernama antosianin. Antosianin memiliki efek yang bisa mengurangi risiko keparahan sejumlah penyakit yang terkait dengan peradangan.

Untuk mendapatkan manfaat ini, kalian bisa mengkonsumsi berbagai buah beri, diantaranya stoberi, blueberry, rasberry, blackberry dan cranberry. Kalian bisa mengkonsumsi dalam keadaan segar atau campuran pada salat.

Makanan Laut

Makanan laut seperti ikan salmon, ikan kod dan udang amat baik dikonsumsi karena kaya akan vitamin D. Vitamin D dapat membantu mencegah penipisan tulang rawan dan mengurangi resiko penyempitan ruang sendi akibat pengapuran tulang.

Selain dari makanan laut, kalian juga dapat memperoleh vitamin D dari telur, yoghurt, tahu, produk susu dan sereal yang diperkaya vitamin D. Cobalah untuk berjemur dan dapatkan mentari pagi untuk tulang kalian.

Salmon

Salmon merupakan ikan berlemak dengan kandungan asam lemak omega 3 yang menyehatkan. Kandungan lemak ini memiliki sifat anti inflamasi, sehingga baik dikonsumsi sebagai makanan untuk penderita pengapuran tulang (osteoporosis).

Untuk menjaga kesehatan persendian, makanlah setidaknya satu porsi ikan berlemak setiap minggu. Seain salmon, kalian juga bisa menggantinya dengan ikan tuna segar, ikan sarden atau ikan makarel.

Brokoli

Brokoli, kale, kembang kol, selada dan kubis Brussels termasuk dalam kelompok sayuran cruciferous. Sayuran-sayuran ini baik bagi penderita pengapuran tulang karena kaya akan senyawa antioksidan sulforaphane.

Sulforaphane membantu tubuh melawan inflamasi dengan mengurangi produksi sitokin yang erat kaitannya dengan proses inflamasi. Karena fungsi inilah, kandungan antioksidan pada sayuran cruciferous dipercaya turut berperan menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker.

Sayuran Hijau

Sayuran berdaun hijau mengandung vitamin D dan berbagai senyawa antioksidan untuk melawan radikal bebas. Vitamin D penting dalam penyerapan kalsium dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga kalian tetap mampu menghalau infeksi.

Beberapa jenis sayuran berdaun hijau yang dapat kalian konsumsi diantaranya bayam, kubih, sawi hijau, kol, daun bit, selada air dan bok choy.

Minyak Zaitun

Minyak zaitun mengandung senyawa oleocanthal yang dapat mencegah inflamasi. Kandungan oleocanthal terbanyak biasanya ada dalam minyak zaitun dengan rasa yang paling kuat. Caranya, cukup gunakan minyak zaitun sebagai pengganti mentega atau minyak untuk memasak.

Kacang-kacangan

Antioksidan juga bisa didapatkan dari kacang-kacangan. Sumber antioksidan terbaik adalah kacang almond, kacang kenari, kacang pinus dan pistachio. Tambahkan 45 gram (kira-kira 2 sendok makan) kacang-kacangan ke dalam menu makanan untuk memperoleh manfaat sehatnya.

Pelu diingat, bahwa kacang adalah sumber makanan padat kalori. Jadi, tetap ikuti saran penyajian dan jangan berlebihan dalam mengkonsumsi nya.

Makanan adalah salah satu unsur penting dalam memelihara kesehatan dan menunjang kesembuhan penyakit. Bersama penggunaan obat dan gaya hidup sehat, konsumsi makanan yang sehat sesuai dapat membantu anda meringankan osteoporosis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *