Kurang Tegasnya BPOM Awasi Produk Kental Manis!

Matajurnal – Center for Healthcare Policy and Reform Studies (Chapters) meminta kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tidak bersikap diskriminatif dalam mengawasi berbagai produk yang mengandung gula tinggi, salah satunya produk kental manis.

” ini dapat membingungkan masyarakat, harusnya lebih tegas awasi produk seperti ini,” kata Lutfi Mardiansyah, Chairman & Founder Chapters saat dihubungi di Jakarta.

Pengawasan Produk Sejenis Kental Manis!

Pernyataan Luthfi ini menanggapi penerbitan surat edaran Nomor  HK.06.5.51.511.05.18.2000 Tahun 2018 tentang Label dan iklan pada produk susu kental manis dan Analognya yang dimasukan dalam kategori pangan atau bahan makanan 01.3.

Edaran yang ditandatangani Deputi Bidang Pengawas Pangan Olahan, Suratmono pada 22 Mei tersebut secara spesifik hanya mengubah ketentuan iklan serta label susu kental dan Analognya.

Edaran tersebut juga mencantumkan sejumlah larangan dalam label dan iklan kental manis, seperti menampilkan anak-anak dibawah lima tahun, penggunaan visualisasi produk susu kental dan Analognya setara produk-produk susu yang lainnya.

Larangan lain adalah pemakaian visualisasi gambaran susu cair atau susu dalam gelas yang disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman.

Luthfi menduga terkait kental manis ini ada tekanan sendiri terhadap BPOM. Apalagi pihak BPOM sebelumnya sudah lama mengizinkan produsen kental manis mengedarkan produknya sesuai label dan iklan saat ini, ujar Luthfi.

“Saya juga tidak tahu kenapa baru sekarang tiba-tiba, apakah ada kepentingan pribadi dibalik itu atau tidak,”kata Luthfi. Komisi XI DPR berencana meminta seluruh keterangan Kementerian Kesehatan (kemenkes) dan BPOM untuk klarifikasi persoalan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *