KPK Panggil Romahurmuziy, Kasus Suap Dana Perimbangan Daerah

kasus suap kpk

Matajurnal – Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuzi atau Romy terkait dugaan kasus suap dana perimbangan daerah dalam RAPBN perubahan tahun 2018.

“Kamis dijadwalkan pemeriksaan kepada Romahurmuzi ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Rabu 22 Agustus 2018.

kasus suap kpk

Kasus Suap Dana Perimbangan Daerah

KPK Sebelumnya sudah mengagendakan pemeriksaan kepada Romy pada Senin, 20 Agustus lalu. Namun dalam pemanggilannya tersebut Romy mangkir. Menurut Febry, Romy berhalangan hadir karena ada kegiatan lainnya.

Febri mengatakan pemeriksaan terhadap Romy berkaitan dengan penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik KPK di rumah Wakil Bendahara Umum PPP, Puji Sehartono beberpa waktu lalu. Pada penggeledahan itu, KPK menemukan uang sejumlah Rp 1,4 miliar.

Untuk pemeriksaan hari ini, Romy diperiksa untuk tersangka Yaya Purnomo, mantan pejabatKementerian Keuangan.

kasus suap KPK

Dalam kasus ini KPK menetapkan empat tersangka, dua diantaranya adalah bekas anggota Komisi Keuangan DPR Yaya Purnomo dan Amin Santono. Dua orang lainnya adalah pihak kontraktor, yakitu Ahmada Ghiast dan Eka Kamaluddin.

Kasus ini terunagkap bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK terhadap Amin di kawasan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada 4 Mei 2018. Dalam operasi ini, KPK menyita uang Rp 400 juta dan bukti transfer Rp 100 juta kepada Amin, serta dokumen proposal dari mobilnya.

Setelah menangkap Amin, KPK kemudian menangkap Yaya, serta Ahmad dan Eka di lokasi yang berbeda-beda. KPK menyangkal total uang Rp 500 juta yang diterima Amin adalah sebagian dari suap yang dijanjikan sebesar 7 persen dalam dua proyek di Kabupaten Sumedang bernilai Rp 25 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *