Fri. Oct 19th, 2018
pajak-progresif-mobil

Informasi Mengenai Penetapan Pajak Progresif Mobil

Info Pajak Progresif Mobil – Pajak progresif adalah tarif pemungutan pajak berdasarkan jumlah objek yang dikenai pajak. Selain itu, pemungutan pajak progresif juga dipengaruhi faktor harga atau nilai objek pajak. Hal itulah yang mengakibatkan tarif pajak semakin meningkat apabila jumlah objek semakin banyak.

Misalnya kamu memiliki lebih dari satu mobil dengan satu nama pemilik dan alamat yang sama, maka saat membayar pajak kamu akan terkena pajak progresif mobil.

Perhitungan Pajak Progresif Mobil

Penetapan pajak progresif tidak hanya berlaku untuk mobil saja. Akan tetapi semua kendaraan yang memiliki satu nama pemilik dengan alamat yang sama pasti terkena pajak progresif. Contohnya kendaraan roda dua, angkutan, dan kendaraan dinas pemerintah.

Penetapan pajak progresif sebenarnya memiliki nilai positif dan negatifnya. Jika dilihat nilai positifnya, di saat kamu membeli kendaraan seperti mobil second dan belum sempat untuk balik nama. Maka pajak progresif mobil akan ditanggung oleh pemilik pertama seperti yang tercantum dalam STNK. Adapun nilai negatifnya yakni jika kamu memiliki dua mobil atau lebih, pajak progresif akan kamu tanggung saat pembayaran pajak berlangsung ke kantor SAMSAT.

Penetapan Tarif untuk Pajak Progresif Mobil

Mungkin kamu masih penasaran atau belum mengetahui berapa penetapan pajak progresif mobil, untuk kepemilikan yang jumlahnya lebih dari satu. Berikut persentase tarif pajak yang ditetapkan oleh pemerintah.

  1. Mobil pertama besar tarif persentase adalah 1,5%
  2. Mobil kedua persentase tarif pajak progresif mencapai 2%
  3. Untuk Mobil ketiga mencapai persentase 2,5%
  4. Sedangkan Mobil keempat dan seterusnya mencapai persentase pajak 4%

Akan tetapi, penetapan pajak progresif mobil di wilayah DKI Jakarta sendiri memiliki persentase yang berbeda. Berdasarkan peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 tahun 2015, persentase pajak untuk kendaraan urutan pertama mencapai 2%, kendaraan kedua 2,5% begitu seterusnya.

Setiap kepemilikan mobil dari urutan pertama memiliki ketetapan persentase progresif pajak 0,5%. Jadi, apabila kamu memiliki mobil 10, maka persentase progresif bisa mencapai 6,5%.

Penetapan pajak progresif mobil berdasarkan peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta juga tidak hanya dilihat dari nama dan alamat yang sama berdasarkan KTP, tetapi juga berdasarkan kartu keluarga atau KK. Oleh sebab itu, jika terdapat anak yang sudah bisa mandiri dan memiliki mobil lagi namun masih dalam satu KK, maka saat pembayaran pajak juga akan terkena pajak progresif.

Ketahui juga ;

Memahami Pentingnya Pengertian Pajak.

Cara Melakukan Bayar Pajak Motor Online.

Seberapa Banyak Biaya Balik Nama Motor?

Ide Bisnis Rumahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *