Fri. Oct 19th, 2018

Cara Merawat Bayi Prematur di Rumah!

Tidak ada yang pernah menginginkan bayinya lahir prematur. Namun semua itu adalah kehendak dari Yang Maha Kuasa yang harus dijaga segenap hati. Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum waktunya. Bayi lahir sebelum kandungan benar-benar matang.

Atau bisa juga disebut bayi prematur jika berat badan lahirnya kecil kurang dari 2,5 kg. Bayi yang lahir prematur biasanya memerlukan perawatan di Rumah Sakit lebih lama dari bayi lahir normal. Hal ini karena bayi terlahir kecil, sehingga dibutuhkan alat bantu untuk asupan nutrisinya.

Bayi akan diperbolehkan pulang apabila berat badannya naik dengan teratur dan sudah mampu menerima asupan nutrisi ASI atau susu formula langsung dari mulut, dan juga suhu tubuh yang stabil.

Kebutuhan nutrisi bayi prematur perlu benar-benar diperhatikan agar dapat tumbuh dengan baik dan mencapai tubuh dan perkembangan lainnya sesuai dengan bayi seusianya. Bayi mungkin akan tumbuh lambat sampai usia 2 tahun. Beberapa masalah bisa timbul pada bayi prematur karena proses perkembangannya dalam janin belum sempurna.

Beberapa Masalah Yang Ada Pada Bayi Prematur

  • Risiko terserang infeksi lebih tinggi karena kekebalan tubuh bayi lebih rendah.
  • Masalah pernafasan, sehingga bayi membutuhkan oksigen sebagai alat bantu nafas.
  • Apneu tidur atau jeda nafas saat tidur. Hilangnya respon tubuh untuk bernafas saat tubuh berada pada tahap rileks seperti tidur. Jika bayi mengalami hal ini mungkin butuh perawatan intensif di RS.

Cara Merawat Bayi Prematur di Rumah Sendiri:

Jauhkan Bayi Dari Orang Sakit

Bayi prematur memiliki tingkat imunitas atau kekebalan tubuh yang lebih rendah daripada bayi pada umumnya dan rentan sekali tertular penyakit. Sebaiknya ibu menjaga jarak dengan orang yang sedang sakit agar bayi tidak tertular virus-nya.

Apabila bayi tertular segera bawa ke Rumah Sakit untuk perawatan intensif agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Kondisi bayi bisa memburuk tiba-tiba dan stabilitas kondisi kesehatan bayi prematur akan lebih lama dan sulit jika sudah terkena penyakit.

Perhatikan Posisi Tidurnya

Perhatikan posisi tidur bayi. Hindari posisi tidur telungkup atau miring. Posisi tidur bayi harus telentang untuk menghindari tekanan pada jantung atau paru yang dapat menghambat sistem pernafasannya. Risiko kematian bayi prematur lebih tinggi dari bayi biasa sehingga hal ini perlu diperhatikan.

Ibu harus sering-sering menengok bayi karena bayi prematur memiliki proporsi tidur lebih sering dari pada bayi sehat namun dengan durasi tidur yang singkat-singkat.

Imunisasi Atau Vaksin

Pemberian imunisasi pada bayi prematur sama dengan bayi pada umumnya. Pemberian vaksin flu biasa juga diperlukan pada bayi usia 6 bulan karena tubuhnya lebih rentan dari bayi umumnya. Sebaiknya anggota keluarga juga melakukan vaksin flu untuk mencegah penularan flu.

Perhatikan Jadwal Makan & Nutrisi

Berikan bayi asupan ASI atau susu yang cukup. Bayi prematur membutuhkan 8-10 kali menyusu setiap harinya. Pastikan asupan cairan cukup sehingga bayi tidak mengalami dehidrasi. Pemberian asupan makanan padat boleh diberikan pada bayi prematur usia 4-6 bulan.

Namun proses menelan pada bayi prematur mungkin lebih lambat, sehingga ibu perlu lebih sabar dan tidak perlu dipaksakan. Ibu juga perlu dengan rutin menimbang berat badan bayinya. Apabila terdapat penurunan berat badan yang signifikan, segera periksakan ke dokter agar tidak sampai terlambat.

Berat badan merupakan ukuran paling penting untuk menilai perkembangan bayi prematur apakah baik atau tidak.

Merawat Seperti Ibu Kanguru

Ibu menjadi seperti kanguru. Maksudnya adalah menggendong bayi seperti layaknya kanguru dimana bayi digendong di dada ibu dengan posisi kulit bersentuhan langsung dengan kulit bayi. Bayi akan merasakan kehangatan dan aroma tubuh ibu, juga detak jantung ibu langsung.

Ibu harus melakukan hal ini dengan perasaan tidak takut dan bahagia. Perawatan ibu kanguru ini dilakukan apabila kondisi bayi sudah stabil. Berikut adalah manfaat ibu kanguru;

  • Menjaga kehangatan tubuh bayi.
  • Mengatur pola pernafasan dan detak jantung bayi.
  • Menciptakan kedekatan antara ibu dan bayi.
  • Menjadikan bayi lebih tenang dan tidak mudah menangis.
  • Meningkatkan produksi ASI.
  • Membangun rasa percaya diri ibu.
  • Membuat bayi tidur lebih nyenyak

Jaga Kehangatan Bayi

Selain melakukan ibu kanguru untuk menjaga kehangatan bayi, pastikan Anda juga mengatur suhu lingkungan bayi. Jaga bayi agar tidak kedinginan. Pastikan bayi tetap terjaga hangat dengan pakaian-pakaian yang tebal atau suhu ruangan yang hangat.

Ibu harus memberikan perhatian yang lebih kepada bayi prematur. Ajak bayi untuk terus berinteraksi, tertawa, mengobrol, dan berikan rangsangan rangsangan untuk perkembangan motorik dan kognitifnya maka perkembangannya tidak tertinggal dengan bayi pada umumnya.

Bayi prematur akan berkembang dan menjadi anak sehat seperti yang lainnya apabila orang tua mampu menjaga terus asupan nutrisi dan memantau setiap tahap perkembangannya dengan baik. Sering konsultasi pada tenaga kesehatan terhadap kondisi perkembangan sang buah hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *