Sat. Dec 1st, 2018

BMKG: Tsunami Terjadi di Empat Wilayah Indonesia!

Matajurnal – Tsunami sudah terjadi di empat wilayah, Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan sebenarnya tsunami telah terjadi setelah gempa yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu 5 Agustus 2018.

Sebelumnya, mereka juga telah memperingatkan adanya tsunami meskipun dengan level waspada atau paling rendah yaitu maksimum setengah meter atau 50 cm.

Potensi Tsunami di Empat Wilayah

“Telah Terdeteksi gelombang tsunami terjadi di Desa Carik, Pesisir Lombok Utara, dengan ketinggian 13,5 cm, dari rata-rata mulai air laut pada jam 18.48,” kata Dwikorita dalam konferensi persnya.

Kedua, Tsunami juga terdeteksi di Desa Bada, Sumbawa Utara, Pantai Sumbawa Utara dengan ke tinggian 10 cm pada pukul 18.54 WIB. Lalu ketiga, terjadi tsunami di Pantai Lombok sebelah barat daya Desa Lembaran dengan ketinggian 9 cm pada pukul 19.27 WIB. dan keempat, benoa Bali, ketinggian 2cm, pada pukul 19.58 WIB.

“Ketinggian itu diukur dari rata-rata muka air laut,” katanya. Dwikorita mengatakan, meskipun potensi gelombang tsunami hanya 0.5 meter, institusinya tetap memberikan peringatan dini. Alasannya karena tergantung topografi pantai.

“Kalau pantai datar ada teluk, ketinggian 0,5 meter ini bisa jadi lebih tinggi. Itu jadi dasar peringatan dini diumumkan, tergantung topografi. Skenario terburuk harus diberikan peringatan dini untuk menyelamatkan warga di sekitar lokasi. Tapi levelnya waspada paling rendah,” ujarnya saat di jumpai.

Selain itu, BMKG juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Dwikorita dalam konferensi pers di gedung BMKG

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *