Sat. Dec 1st, 2018
cuitan andi arif - matajurnal

Andi Arif Ungkap Awal Cuitan Politik Uang Cawapres!

Matajurnal – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief memberikan awal mula cuitannya yang membuat heboh sejumlah pemberitaan media, jejaring sosial serta elit jelang pengumuman cawapres Prabowo Subianto.

Andi saat itu menuding ada mahar tawaran Rp 500 miliar dari Sandiaga Uno kepada Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk posisi Cawapres yang kini didapati Sandi.

Cuitan Andi Arief

Saat itu Andi Arief menyatakan bahwa pernyataan itu benar adanya. Dia mengaku sudah mendapat “restu” dari partai Demokrat untuk mengungkap kejadian hampir gagalnya koalisi Partai Demokrat dengan Gerindra yang kala itu sedang berlangsung.

“Hasil rapat menyarankan, untuk dikemukakan ke publik. Koalisi yang seharusnya ideal dari awal 20 hari berjalan, tapi di dua hari menjelang pendaftaran tidak berjalan sebagaimana mestinya. Maka masalahnya dikemukakan saja, “ujarnya saat bertemu awak media.

Andi lantas ditanya alasannya tidak membawa masalah itu ke Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU). Menurutnya, cara yang diambilnya adalah upaya pencegahan jangan sampai terjadi politik uang.

“Jadi malam itu, kok tiba-tiba ada intercep untuk mengabaikan apa yang sudah terjadi. Saya kira kalau kita sudah susah-susah belajar, lalu ada yang nyontek, anda juga marah pasti,” ucap Andi.

Dia pun meyakini atas sikapnya itu (terutama cuitannya), Partai Demokrat tidak akan memecatnya. Menurut dirinya, selama ini Partai Demokrat mengajarkan politik yang taat terhadap undang-undang dan peraturan pemerintahan yang ditetapkan.

Andi Arif pun siap jika persoalan ini akhirnya benar-benar dibawa ke ranah hukum oleh PAN dan PKS. Dia siap dikonfrontasi dan menghadirkan saksi-saksi yang bisa menjelaskan kondisi yang sebenarnya terjadi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *